Login

Masuk
 
Baner
Puisi
Pada Ilalang PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh joemardi   
Sabtu, 13 Februari 2010 19:51

Menembus kedalaman nurani

Menelanjangi topeng-topeng kepalsuan

Menyebar ke seluruh akar bumi

Tegak lurus menatap matahari

Duduk bersila di bawah terangnya sinar bulan

Bintang-bintang menari di atas karpet langit

Menampakkan kegirangan

LAST_UPDATED2
Selanjutnya... [Pada Ilalang]
 
Malam ini kita kembali bertemu PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 07 Januari 2010 15:56

yo Berdongeng tentang sesuatu yang di sana

 

Malam ini kita kembali bertemu

Setelah lama pergi sejenak

Mengumpulkan dongengan yang hidup

Kemudian menceritakan antar sesama

Menenggelamkan pada satu pusaran

Di keheningan senja yang terus beranjak malam

 

 

 

Di tepi kali Ngebanresto


Mereka beradu alasan
tentang sesuatu hal di tanah kelahiran
Bait-bait puisi itu bergema
dalam lirih nan hidup
Menghentak keras
Memecah keheningan


 

Jumardi Putra

Saat kumpul bersama Komunitas Swarna Bhumi Yogyakarta, 12 Oktober 2009

22/10/09

 

 

LAST_UPDATED2
 
maaf dan terima kasih PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 07 Januari 2010 15:54

ada cakrawala putih yang kosong..,

ada hari yang mempersilahkan..,,

ada padang ilalang yang menunggu di tembus..,

ada koreng yang harus kami sembuhkan,,

ada wangi harum rembulan,

ada jutaan peluang hidup, jutaan pula kesmpatan merenung..

darah kami rela mengalir agar kami mampu memberi...,

jantung raga masih percayadengan kami..,

demi masa yg kami sia sia.., demi udara yang terus kami cemarkan,,

demi mentari, demi masalh masalah yg membungkus pemberian besar mu..., maafkan kami tuhan.


By joe

 

LAST_UPDATED2
 
ketulusanmu membuat huruf-huruf itu hidup PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 07 Januari 2010 15:52

Saya terkadang berpikir, penderitaan yang bertubi-tubi di negeri ini (terutama kemiskinan dan kriminalitas) akan mengantarkan kita pada sebuah kondisi sindrom modern, yakni belas kasihan sebagai pekerjaan yang melelahkan..dan bakal ditinggalkan..suatu saat atau kini sudah menggejala.

 

Ketulusanmu Membuat Huruf-huruf itu Hidup.

 

Aku paham betul, betapa ia gugup ketika membacakan sebuah puisi

Aku mendengar betul, desing nafas yang tak teratur

keluar dari mulut dan hidungnya malam itu.

Aku merasakan betul, di balik ketidakelokan penampilannya malam itu

Toh, semua tetap berjalan

Hadirin pun menganggukkan kepala,

dan sesekali tertawa kecil melihat tingkah polah penyair pemula itu

Ia sukses

Sebelas bait puisi berhasil ia selesaikan malam itu

Walaupun saya terkena percikan butiran keringat dari wajahnya

tepatnya jatuh di pojok alis mataku.

Aku bahagia kawan,

Ketulusanmu membuat huruf-huruf itu hidup.

Malam pun berlanjut

Gemericik air tetap berirama sesuai keinginannya.

 

Tulisan ini kuperuntukkan kepada Joe Revolusioner, Masruri, dan Albadri (yang udah baca Puisi), para pegiat Komunitas Swarna Bhumi Yogyakarta, 27 Oktober 2009.

 

LAST_UPDATED2
 
Kedatanganmu adalah Puisi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 07 Januari 2010 15:52

Kawan,

Kedatangamu adalah puisi

Sebuah rangkaian anak kata-kata yang hidup dan nyata

Di dalam kenyataan selalu termuat harapan dan optimisme

Kawan,

Jabat tangan di antara Kita yang barusan saja

adalah muasal cita-cita yang bisa dipertanggungjawabkan

tentang hari depan kampung halaman masing-masing

Kawan, kini

Bahwa aku sebagai diri sekaligus Kita

Menyatu dalam kebersamaan.

Kebersamaan adalah perahu

Ia bakal menemani pengembaraan

Menahan sapaan badai dan angin malam

hingga selamat hingga ke bibir pantai

Kawan,

kedatanganmu adalah warta

tentang kita yang mulai

menggali dan membangun hari yang cerah dan damai.

 

Joemardi poetra,

Di saat kumpul Swarna Bhumi,

Ngebanresto, 26 Oktober 2009

 

LAST_UPDATED2
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 2
Metamarket

Kamis, 07 Januari 2010 | Widodo

article thumbnailKondisi paska-modernitas—atau bolehlah kita sebut juga dengan rezim pasar bebas—mengarahkan manusia pada kompetisi-kompestisi ilutif, baik pada tingkatan material maupun metameterial....
+ Selengkapnya

AKU, KITA dan JAMBI

Kamis, 07 Januari 2010 | Jumardi

article thumbnail“Bulat Aek oleh pembuluh, Bulat kato oleh mufakat”   Jambi sebagai Kita adalah kesadaran bersama untuk menghargai masa lalu, melayani masa kini dan bertanggung jawab terhadap masa depan....
+ Selengkapnya

Artikel lain

Negeri Tanah Pusako

Temporary name, please change. Temporary name, please change. musium mulkawarman gunung kerinci

Gallery Kegiatan

diskusi Temporary name, please change.
Temporary name, please change. Temporary name, please change.

Shoutbox

Latest Message: 1 hour, 10 minutes ago

Expresicons

Puisi

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini44
mod_vvisit_counterBulan ini455
mod_vvisit_counterAll8002

Socio Profiler

Kunjungi kami di Social Networking

Polling

Tampilan web swarnabhumi