Mulanya, hanya segelintir orang. Seingat saya, berbentuk leter o mengelilingi lampu teplok, di tepi kali Nologaten, Sendang Tirto, Sleman- Yogyakarta, tepatnya di warung kopi ngebanresto, enam orang laki-laki dan satu perempuan (Rudi Hartono, Jumardi Putra, Aris, Erni, Widodo, Azkan dan Iwan) duduk bersila di atas tikar yang tampak kumuh dan lusuh. Tawa canda sesekali menghiasi forum mungil itu. Gemericik air di tepi kali sebelah joglo, tempat kami berkumpul menambah irama kehidupan malam.
Bila menimbang-nimbang fenomena politik lokal di Jambi, terutama pada saat kampanye pemilihan kepala daerah, kesimpulan yang sering kita peroleh adalah pesimisme terhadap demokrasi prosedural atau general election. Dengan kencangnya politik uang, politik dagang sapi, jual beli suara, dan manipulasi suara, atau sekadar mobilisir rakyat, seakan-akan idealitas pemilu adalah langka jika bukan muhal. Yang terjadi adalah demokrasi semu dan pemilu yang semata rutinitas ajang menghambur-hamburkan anggaran.
MetamarketKamis, 07 Januari 2010 | WidodoKondisi paska-modernitas—atau bolehlah kita sebut juga dengan rezim pasar bebas—mengarahkan manusia pada kompetisi-kompestisi ilutif, baik pada tingkatan material maupun metameterial.... + Selengkapnya
AKU, KITA dan JAMBIKamis, 07 Januari 2010 | Jumardi“Bulat Aek oleh pembuluh, Bulat kato oleh mufakat”
Jambi sebagai Kita adalah kesadaran bersama untuk menghargai masa lalu,
melayani masa kini dan bertanggung jawab terhadap masa depan.... + Selengkapnya
Artikel lain
Negeri Tanah Pusako
Gallery Kegiatan
Shoutbox
Latest Message:56 minutes ago
GW_2539 : tooo admin web tolong dong shoutbox nya dibersihin x